Pramuka, Praja Muda Karana, bagi siapapun yang pernah menjadi anggota dan mengikuti kegiatannya, terlebih yang pernah terlibat sebagai pengurus struktur organisasi, pastilah memiliki kenangan indah bila mendengar kata 'Pramuka'. Apalagi bagi mereka yang saat ini masih aktif tentu akan mengaku gembira dengan banyaknya pengalaman menyenangkan yang dialami selama bersama Pramuka.
Di dalam Pramuka, setiap anggota akan belajar tentang banyak hal bermanfaat secara teori dan aplikatif. Salah satunya ialah para anggota Pramuka dilatih untuk memiliki banyak keahlian agar mampu bertahan di medan manapun serta menghadapi berbagai situasi darurat. Beberapa keahlian yang dilatih diantaranya tentang tali temali dan penggunaannya untuk berbagai keperluan. Para anggota Pramuka harus menguasai berbagai bahasa sandi dan semaphore. Bahasa ini memudahkan para anggota Pramuka berkomunikasi secara cepat dan ringkas hanya dengan simbol-simbol.
Kemudian, mereka juga dibekali berbagai life skill seperti mendirikan tenda di alam terbuka, memasak dengan peralatan seadanya, mampu mengolah makanan dari alam, menjahit, hingga memotong kayu. Selain itu, mereka juga diajarkan baris berbaris dan pertolongan pertama dalam kecelakaan serta masih banyak lagi ilmu bermanfaat lainnya. Semua bekal ilmu tersebut bertujuan untuk melatih kemandirian dan kedisiplinan sehingga kelak mereka bisa survive dalam medan dan situasi apapun.
Selain diajarkan tentang life skill, para anggota Pramuka juga ditanamkan nilai nilai terpuji agar memiliki kepribadian yang baik. Mereka diajarkan baris berbaris sebagai sarana melatih kedisiplinan dan kesolidan kelompok. Mereka juga sudah terbiasa dilatih untuk sigap dan peka menolong saudara yang membutuhkan juga termasuk peduli dengan lingkungan alam seperti tumbuhan dan hewan.
Pramuka hingga saat ini masih lekat dengan kesan-kesan yang positif seperti sederhana, pemberani, mampu tinggal di tempat yang sulit, tangguh, berjiwa sosial tinggi dan kesan positif lainnya. Karena itulah, sangat tepat jika Pramuka dijadikan sebagai sarana pembentukan pribadi yang unggul bagi generasi penerus bangsa. Tak akan ada istilah anak muda yang galau, stres ataupun bermalas-malasan bila mereka aktif dalam kegiatan Pramuka.
Pramuka telah menjadi simbol generasi muda yang produktif dan kontributif bagi lingkungannya. Kita sering menyaksikan para anggota Pramuka yang membantu polisi menertibkan jalur lalu lintas yang padat seperti saat arus mudik, maupun saat menolong korban kecelakaan atau bencana alam. Kita juga pernah melihat pramuka bergotong royong membersihkan lingkungan. Begitulah profil anggota Pramuka, siap mengabdi untuk sekitarnya.
Pramuka telah mengajarkan arti kedisiplinan, nasionalisme, kemandirian dan hal positif lainnya. Sudah sepantasnya Pramuka semakin menunjukkan eksistensinya dengan membuktikan diri sebagai organisasi yang mampu mengarahkan para pelajar menjadi pribadi yang lebih baik. Sudah sepatutnya pula pramuka turut menjadi solusi atas berbagai problematika pelajar saat ini seperti tawuran pelajar, penyalahgunaan obat-obatan terlarang, terlibat sex bebas dan kenakalan remaja lainnya.
Saat ini pemerintah telah menggaungkan Pramuka sebagai ekstrakurikuler wajib di dalam Kurikulum 2013. Dengan demikian setiap siswa didik akan terwarnai dengan nilai positif dari kegiatan Pramuka. Harapannya, siswa anggota Pramuka harus mampu menjadi pelopor kebaikan dan memiliki profil sebagai pelajar yang prestatif. Semoga dengan upaya menyemarakkan gerakan Pramuka pada diri para pelajar, maka segala permasalahan generasi muda khususnya pelajar saat ini dapat teratasi dan bertransformasi menjadi kontribusi positif bagi lmasyarakat.
Selamat Hari Pramuka ke 53th - Mantapkan Pembentukan Karakter Kaum Muda melalui Gugus Depan Terakreditas
Home
»
Kemdikbud RI
»
Kwarnas
»
Pendidikan
»
Pramuka
» Selamat Hari Pramuka ke 53, Mantapkan Karakter Kaum Muda
Kamis, 14 Agustus 2014
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar