Apakah Anda tahu Thomas Alfa Edison? Columbus? Neil Amstrong? M. Gandhi? Saya yakin nama nama tersebut sudah tidak asing lagi di telinga kita. Lalu bagaimana dengan Khalid bin Walid? Atau mungkin Anda kenal Muhammad AL Fatih? Siapakah Mush'ab bin Umair? Pernahkah mendengar biografi Al Khawarizmi? Nah, sekarang Anda mungkin mengerenyitkan dahi mendengar deretan nama nama itu.
Tokoh tokoh tersebut memang jarang terdengar namanya namun bila kita telusuri siapa mereka. Kita akan terpukau dengan kehebatan dan kontribusinya bagi dunia khususnya bagi peradaban Islam. Khalid bin Walid, yang dijuluki Singa Padang Pasir, pemimin pasukan muslim dalam berbagai peperangan yang tak terkalahkan dalam sejarah hidupnya. Mush'ab bin Umair, pemuda tampan nan kaya, si pelunak hati masyarakat Madinah (Yatsrib) hingga memeluk Islam. Muhammad Al Fatih, pemimpin muda penakluk Konstantinopel (pusat kerajaan raksasa Byzantium) dalam usia 25 tahun.
Lalu, siapa pula Al Khawarizmi? Inilah ilmuwan muslim di bidang ilmu matematika yang berjasa bagi dunia dengan penemuan angka nol nya '0'. Tentu, penemuan ini sangat berperan penting bagi umat manusia, karena tanpa angka 0 tentu kita akan sangat kesulitan menulis dengan singkat, seratus juta rupiah atau lebih dari itu.
Karena itulah, Zaman yang semakin berkembang tak berarti menjadikan kita umat muslim melupakan sejarah. Kita harus tetap mengenal siapa saja pahlawan dan tokoh yang berkontribusi bagi peradaban Islam. Terlebih kepada anak anak kita, orang tua muslim harus ikut mengenalkan anak anaknya dengan sejarah Islam sejak dini.
Sumber ilmu sejarah Islam juga bukan hal yang sulit untuk ditemui, umat muslim bisa mengkajinya secara lengkap dalam Al Quran dan Hadist. Selain itu, saat ini sudah semakin banyak para ulama maupun ahli sejarah Islam yang mengekstrak isi Al Quran dalam buku-buku yang dikarangnya.
Buku-buku tersebut juga saat ini sudah banyak diadaptasi kedalam bahasa anak-anak dalam bentuk cerita bergambar atau dibuat dalam bentuk animas sehingga membangkitkan minat anak untuk membaca dan mempelajari. Mulai dari biografi dan kisah hidup Rasulullah dan para sahabat hingga tokoh Muslim lainnya yang memiliki pengaruh besar bagi peradaban manusia
Bila sudah banyak kemudahan seperti ini, sudah tidak ada alasan lagi bagi para orang tua dan guru di sekolah untuk tidak mengajarkan sejarah Islam kepada anak-anak sejak dini, seperti kisah kemenangan Islam yang mampu menguasai Eropa dan banyak wilayah lainnya, termasuk pelajaran tentang penyebab keruntuhan Khilafah Islamiyah.
Para tokoh dan pahlawan muslim inilah yang harusnya diteladani anak anak muslim, bukan hanya mengidolakan tokoh tokoh barat atau lainnya yang mungkin terkenal dengan nyanyian atau penampilan secara fisik.
Hal yang terpenting adalah orang tua sendiri pun juga harus lebih dulu merasa bangga dan semangat mempelajari sejarah dan biografi para tokoh muslim. Dengan demikian anak anak akan mudah tertularkan untuk mencintai dan bangga dengan sejarah agamanya sendiri dan yang pasti akan siap dan mau berkontribusi bagi kemajuan Islam dan Negara.
Mari hidupkan sejarah Islam!

0 komentar:
Posting Komentar