Minggu, 15 Februari 2015

Februari 15, 2015
Sejumlah pemerintah daerah seperti kota Depok, Bekasi, Padang, Makassar, Pekanbaru, Bandung, Surabaya juga pemerintah provinsi Jawa Barat mengeluarkan surat edaran tentang larangan perayaan hari Valentine. Sejumlah pihak juga mendukung adanya pelarangan ini, diantaranya Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan menteri sosial Khofifah.

Hal ini disebabkan perayaan hari Valentine tidak sesuai dengan adat dan budaya ketimuran Indonesia. Larangan ini juga sebagai upaya preventif agar siswa atau remaja tidak terjerumus dalam perilaku negatif. Kekhawatiran ini sangat beralasan melihat beberapa fakta yang terjadi di kalangan remaja saat merayakan hari Valentine. Praktik seks bebas dalam rangka hari Valentine banyak ditemui di beberapa wilayah.

Pihak aparat sering mengadakan razia saat hari valentine dan terjaring sejumlah pasangan remaja yang melakukan praktik seks bebas. Bahkan, KPAI menemukan sejumlah fakta menyedihkan. Menjelang hari Valentine, di beberapa swalayan di sejumlah kota besar, dijual coklat berhadiah kondom. Pihak pemda Surabaya turut membenarkan fakta tersebut. Saat satpol pp mengadakan razia di sejumlah supermarket, ditemukan coklat yang dijual sepaket dengan kondom dan bir. Penjualan produk seperti ini mengarahkan konsumen yang mayoritas adalah remaja agar merayakan hari Valentine dengan praktik seks bebas (menggunakan kondom).

Bagi umat muslim, perayaan hari Valentine secara tegas telah dilarang oleh para tokoh agama baik dari Majelis ulama Indonesia (MUI) hingga menteri agama. Perayaan hari valentine tidak ada dasar nya dalam Islam, terlebih bila mengarah kepada perbuatan yang dilarang agama.

Dinas pendidikan di beberapa kota besar telah mengeluarkan surat edaran kepada kepala sekolah agar melarang siswa nya mengadakan perayaan hari Valentine baik di dalam maupun di luar lingkungan sekolah. Pihak KPAI juga menghimbau para orang tua agar lebih waspada mengawasi anak-anaknya agar tidak ikut-ikutan merayakan hari Valentine yang mengarah kepada perbuatan tercela.

Indonesia telah masuk dalam kondisi darurat seks bebas. Larangan perayaan hari Valentine yang berasal dari banyak kalangan ini menjadi upaya bersama mencegah remaja terjerumus kepada perilaku seks bebas. Kita perlu ikut melindungi generasi penerus bangsa dari hal-hal yang bisa merusak masa depannya.

0 komentar:

Posting Komentar